Monday, March 04, 2013

Bermain dengan Kevin & Yoel :-)
Jelang malam seperti biasa aku suka nemenin Kevin tidur, sementara Yoel ditemani oleh ibunya. Kevin yang sudah 5 tahun lebih, punya berat badan lumayan lah > 18 kgs dan sering aku manfaatin buat pijat gratis alias injak-injak badan ku ala pijat Thailand. Aku lihat jam sudah menunjukkan angka 8 tapi Kevin belum juga tidur, dan dia satu-satunya yang belum tidur dan karena hobby nya memang bermain saat malam hari, akhirnya dia merayu ku untuk menerima pijatan dengan cara injak-injak. Hmm.. akal bulus Kevin supaya bisa melek sampai malam.
Tapi Kevin juga cerdas, dia minta dibuatin susu di gelas terlebih dahulu sebelum dia memijat daddy nya. Akhirnya aku buatin susu yang kedua buat dia, dan setelah itu dia memintaku untuk merebahkan diri sambil tiduran di tempat tidur. Kevin cuma janji akan injak-injak badan sebanyak 2 putaran aja, artinya kalau benar-benar 2 kali saja, ibarat makan cuma setengah suap. Makanya aku cari akal buat ngerjain si anak ganteng dan polos ini. Aku mulai menghitung 1 setelah Kevin menyelesaikan injak-injak badan dan kakiku, dan kemudian saat mau putaran ke-2, aku bilang bahwa nomer berikutnya adalah :
- mau dua, kemudian hampir dua, satu lebih dikit, menjelang dua, dikit lagi dua, bentar lagi dua, dan lain-lain perkataan yang intinya bukan "dua bulat" dan Kevin saking polosnya nurut aja, bahkan maminya juga ikut ditanya serta selalu memberi jawaban "bentar lagi juga dua" kemudian kami pun ngakak karena Kevin yang sangat polos ini melakukan massage dengan berjalan-jalan di atas badanku lebih dari 20 kali, lumayan lah ...badan jadi segar, dan setelah itu Kevin ngantuk dan aku peluk hingga pulas. Semoga mimpi indah ya Kevin, daddy loves you.

Monday, November 12, 2012

My hero in appendicitius surgery

12 November 2012, maminya Kevin telpon saat saya masih bekerja. Ada kabar jika Kevin harus dibawa ke rumah sakit karena diagnosa dokter terkena usus buntu. Wah bapaknya baru operasi 2 minggu lalu, anaknya ikut-ikutan juga. Tapi mudah-mudahan operasi kali ini, Kevin tidak mengeluh perutnya sakit setelah bermain-main sambil berlarian.
Dokter Suprayitno yang mengoperasi mengatakan bahwa operasinya sukses dan memang sekalian Kevin di-sunat supaya tidak ada infeksi di ujung penisnya. I love you Kevin ...

Sunday, October 28, 2012

Akhirnya tumbang ...

Kamis, 25 Oktober 2012 saya balik ke rumah kurang lebih jam 18.30 WIB karena istri BBM sudah bikin menu spesial : sambal, tempe, dan pete rebus dan sayur2an ... yummy deh

Nyampai rumah langsung lahap bak orang kelaparan karena memang sudah lapar dan di kantor tidak sempat makan malam yang sudah saya order.

Tiba-tiba sekitar jam 8 malam, perut terasa sakit amat sangat. Saya duga itu pasti pengaruh sambal pedas seperti saat jalan di Bandung bulan lalu dan habis makan di restoran, buru-buru ngebut ke Holiday Inn tempat saya nginap buat BAB.

Nah kasus Kamis malam ini beda, udah nongkrong di kamar mandi sambil bawa gadget tetap aja gak bisa BAB.

Sedikit nyerah, istri ku yang kusayangi merasa bersalah akhirnya kasih obat tahan nyeri. Sampai jam 11-an malam, belum juga hilang sakitnya. Karena menduga kena maag, saya makan pisang 1 biji dengan harapan perut ada isinya ...aneh lha tadi baru makan kayak orang kelaparan hahaha...

Gak berapa lama, muntah deh semua isi perut..

Jumat pagi 26 Oktober 2012 anak-anak ajak jalan ke mal. Akhirnya aku setujui ke Karawaci, dan ditengah jalan sakit itu kambuh lagi. Akhirnya kita putuskan ke RS Siloam Karawaci.

Jam 1 siang dilakukan CT Scan dan hasilnya positif "usus buntu" dan harus segera diangkat. Dokter Suprayitno menanyakan kapan terakhir makan dan karena dianggap cukup memenuhi syarat operasi maka jam 7 malam hari Jumat, masuk ruang operasi.

Istriku bilang ini kayak operasi caesar dan jam 10 malam, saya sudah keluar dari ruangan dalam kondisi celeng karena kedua kaki gak bisa digerak-gerakin gara-gara pengaruh bius.

Sabtu, 27 Oktober 2012 saat kunjungan, Dokter Suprayitno bilang usus buntu hampir pecah sehingga tidak boleh pulang hari Sabtu karena ada beberapa obat dimasukkan lewat infus.

Minggu pagi, semua beres, saya sudah jalan-jalan dan BAB lagi dan pulang deh kumpul sama jagoan-jagoan dan istri tercinta.

Tuesday, August 21, 2012


Situ Gede by BambangTanggal 16 Agustus 2012, menjelang liburan serta cuti kantor, ada tugas kantor yaitu memperpanjang API-P (Angka Pengenal Impor - Produsen) di BKPM. Ini sebenarnya lanjutan dari kegiatan sehari sebelumnya yang direject oleh pengurus karena ada 1 dokumen yang terlewatkan yaitu copy Akta Pendirian Perusahaan yang dibuat tahun 90-an serta 1 copy ijin prinsip yang tidak terdapat dalam daftar dokumen yang harus disetor. Rupanya, BKPM punya daftar check list tersendiri serta saya mengandalkan penjelasan dalam website BKPM yang notabene kurang lengkap. Untung saya bisa berangkat jam 9 pagi dari Merak sehingga mencapai Jakarta di bawah jam 12 siang dan kantor pelayanan BKPM masih buka.
Untuk kali kedua ini, semua beres dan tanggal 28 dijanjikan akan ditelpon oleh petugas BKPM, sehingga Kamis sore, saya bisa pulang mudik bersama keluarga. Saya lepas bangku mobil supaya bagasi jadi luas dan masukin beberapa koper milik Yoel dan Kevin. Tak lupa 1 koper besar untuk perlengkapan baju saya dan maminya Yoel. Pyuuhhh.. setelah istirahat sebentar di RA 57 sebelum Cikampek, semua pemudik dibuang ke arah Sadang, dan menjelang arah Sadang dibuang lagi ke arah Jatiluhur hingga ke Bandung, alhasil kita lewat Nagrek sekaligus diputer-puter oleh petugas polisi guna menghindari kemacetan. Akhirnya kami inisiatif menikmati setiap perjalanan sambil foto-foto, maminya Yoel pasti ngurus si kecil buat kasih ASI, dan saya bersama Kevin hunting foto berdua. Saya pakai kamera DSLR sedang Kevin pakai pocket camera.
Karena perjalanan ini cukup jauh maka saya inisiatif lebih sering berhenti terutama saat Yoel memberikan tanda-tanda pingin ganti pampers sehingga kita sempat menikmati perjalanan sebelum akhirnya dini hari, menginap di Hotel Vidi Jalan Kaliurang supaya dekat dengan SGPC Kaliurang (Sego Pecel). Fifi maunya nginap di Quality atau Sahid karena 2 hotel ini yang paling sering kita singgahi saat awal tahun pernikahan. Cuma saya mikir hotel terlalu jauh dari SGPC dan sudah terlalu capek untuk nyetir ;-)
Oh ya karena saya ikut program Mudik Seru bareng Sakura Filter, maka mobil mau tidak mau harus ditempel stiker mudik. Seru cuma selama perjalanan ini saya tidak menemui sesama pemudik menggunakan stiker yang wajib dipasang ini, tapi saya sih enjoy karena menjelang mudik sudah permak interior dengan jok baru patent, pasang filter AC supaya udara bersih dan aman buat Yoel dan Kevin, kemudian pagi hari tanggal 16 Agustus 2012, saya sempatkan servis mobil ke 40-ribu di Beres Daihatsu Cilegon dan merogoh THR sekitar 2 jutaan. ::yess::