Bugis Street at night

Tuesday, December 06, 2016
 Akhirnya tercapai juga keinginan ngopi sambil menikmati suasana China Town di Singapore. 
Setelah seharian menjelajahi Marina by Garden kemudian Orchard Road sekalian lunch kemudian China Town buat belanja pernak pernik oleh-oleh, akhirnya nemu juga tempat ngopi yang unik, buat saya lunas deh pingin ngopi selama di Singapura. Balik hotel kurang lebih pukul 4-5 sore waktu Singapore pakai MRT ternyata salah timing karena berbarengan dengan jam pulang kantor pegawai di sini.

Ngantar bini kekinian :)

Sunday, October 16, 2016
Karena sehabis balik dari acara kantor di China selama 1 minggu, akhirnya nggak jadi ibadah tapi ngantar emaknya anak-anak yang mau sulam alis.
Awalnya apriori aja karena hanya buang-buang duit karena biayanya lebih dari 2 juta, lha mau beli OnePlus 3 Android yang bikin kesengsem karena RAM 6GB jadi batal deh.

Akhirnya positif thinking aja biar kalau pergi jalan nggak nunggu lama gara-gara kelamaan corat-coret alis biar kelihatan tebal. Lumayan bisa tahan 2 tahun dan kini nunggu pembuktian jika dandannya masih lama, ya nanti bulan depan potong gajinya ya hahaha...

Colour Wash vs Semir Kulit Coklat

Friday, July 15, 2016
 
Masih teringat saat mudik 2016 membawa serta tas Coach coklat dan karena sekedar tas yang mampu terbeli maka sikap ceroboh kadang terjadi. Alhasil saat muterin Jatim Park 1 & 2 menggunakan Electric Bike maka tas ini luput dari perhatian alias asal "nyangklong" di pundak agar membawa pernik-pernik cowok seperti kunci mobil, note, charger, tongsis dll.

Tulisan ini berisi kiat cerdas saat kepepet apalagi tanggal kalender sudah mendekati angka 20-an wkwkwk...

Coach messenger ku ini ada baretan karena tergesek benda tajam serta ada bagian tertentu warnanya beda gara-gara pemiliknya terlalu pede dengan mengolesi minyak kayu putih di kulit depan agar warnanya kinclong. Untung baru sebagian yang kena minyak kayu putih ini yang mengakibatkan warna coklatnya sedikit luntur.

Sedih deh, tas seharga Iphone 5 baru itu jadi cacat. Akhirnya saya bawa ke counter Coach di Plaza Indonesia, pegawainya bilang jika kasus memulihkan warna hanya bisa dilakukan di Colour Wash yang ada di lantai LB. Sesampainya di Colour Wash, mbak penjaga bilang biaya pemulihan warna seharga Rp 550.000,- dan harus ditinggal selama 1 bulan.

Akhirnya ya balik kanan karena nggak worthed area tas yang warna nya beda cuma 2/3 luas uang 500 perak :-) dihargai segitu gedenya.

Kemudian saya mampir ke Food Hall di mal itu dan nemu semir kulit warna cokelat seharga 16 ribuan.

Sampai rumah, aku coba semirkan di area tas yang warnanya beda itu.

Sim salabim, hanya 15 menitan, warna tas jadi pulih dan rata lagi.

Hmmmm... kalau pensiun bisa deh bikin usaha semir tas alias nyaingin Colour Wash hehehehe...
Tuesday, July 12, 2016
Curi start mudik tahun 2016, secara belum ada planning cuti saat lebaran ini karena kantor punya libur lebaran cukup panjang (10 hari hehehe...) jadi cuti sepertinya tidak perlu.
Namun karena galau dengan macet nya mudik tahun lalu maka saya beranikan diri Work From Home dan meeting dulu dengan big boss dulu dan minta ijin mudik duluan, dan yang saya suka typical kepemimpinan beliau ini adalah "no matters with your absenteeism, I need your job result. please enjoy your holiday Bambang, if you need to talk with me, just email me or lync me"

Fuihhh... sungguh bijaknya bos ku ini, akhirnya saya pulang sebelum jam 12 siang, dan langsung berangkat ke Solo. Tanggal 29 Juni 2016 sore, kami berangkat menggunakan Honda Freed Silver dan bukannya mampir ke rumah dulu lha wong ortu sudah pada nggak ada, akhirnya bablas sampai Malang dan menginap di Hotel Ubud Malang selama 3 hari. Hotel ini recommended, ada kolam renang, ruangannya luas dan makanannya juga enak dan yang penting ada WiFi biar anak2 juga puas mainin Ipad nya.

Selama 3 hari di Malang juga puas mengunjungi kedua kalinya Jatim Park 1 & 2, Museum Angkut, BNS dengan 3D nya, kulineran di Batu Malang dengan tidak lupa jajan Ketan Legendaris nya di dekat alun-alun Batu, pulangnya mampir ke Gunung Banyak yang ada Paragliding cuma istri saya gak jadi ikutan gara-gara instruktur nya mas-mas semua hahaha.... pulang lewat rute Batu yang kanan-kiri nya pemandangan indah ...

Jangan lupa, mudik ini lancar gara-gara Waze :)