Tuesday, November 16, 2010

Akhirnya kesampaian juga cita-cita Kevin yang baru 3,5 tahun untuk melihat wahana Dinosaurus di Universal Studio. Tanggal 15 November 2010, kami berangkat ke Singapura bersama saudara alias kakak saya dan anak-anaknya. Namun sayang di hari kedua saat menjelajahi Universal Studio selama sehari penuh, Kevin belum boleh masuk wahana Dinosaurus. Akhirnya dia beli boneka Dino yang dia pegang terus. Akhirnya saya dan kakak saya berikut anak-anaknya yang masuk wahana ini, duh ngantrinya minta ampun dan sayang pengunjung tidak bisa ambil foto secara naik perahu yang digelontorkan mengikuti derasnya air sungai buatan. Istri saya tidak ikut karena sudah pernah masuk wahana ini saat training di Amerika tahun 2004 atau 6 tahun lalu. Memang Universal ini dibuat mirip asalnya Amerika dan tidak aneh, banyak souvenir yang sudah ada di rumah dan dijual di Universal Studio Singapura. Tapi ya sudahlah, yang penting Kevin senang biar pun belum sempat masuk ke wahana yang dia cita-citakan sampai dia keliru nempelin mukanya bak Dinosaurus menggigit mangsa, dan tahu gak, dia salah gigit karena ada pengunjung yang pakai celana pendek warna coklat sewarna dengan milik bapaknya Kevin. Duh kasihan Kevin, malunya anak kecil seusia dia seperti apa sih. Family trip selama 3 hari memang berkesan dan semoga album kenangan yang sudah dijepret tidak hilang kayak kejadian trip di Thailand tahun 2006 hiks hiks ....

Wednesday, October 27, 2010




Medio weekend, saat saya jalan di sebuah pusat belanja di kota Serang, saya lihat seorang gadis kecil dengan menenteng karung plastik warna putih. Ada 2 karung dan yang pasti 1 karung berlogo SUJ atau Sentra Usaha Jaya, salah satu pabrik rafinasi di Cilegon yang memang sering menjual produknya di pasaran retail. Ups keceplosan, ini yang belum ditindak oleh pemerintah :-)
Yang pasti saya terkesima, di usia yang seharusnya dia sekolah, ada juga anak kecil menjadi pemulung dan saya lihat wajahnya yang bersinar seolah mendapatkan segepok uang karena memang terlihat dia membawa beberapa kardus bekas yang masih bagus. Saya pepet dia dan dia nampak kaget, dan ingin sekali aku ajak dia ke rumah dan menjadi teman Kevin sehari-hari sambil menyekolahkan dia sampai dia lulus sekolah kemudian bekerja secara normal. Jiaaa... barusan saya ngopi di cafe mal tersebut, berapa rupiah saya buang. Selembar uang saya berikan kepada si anak kecil tersebut karena sudah bekerja tapi bukan karena ngamen di tengah jalan yang mengganggu lalu lintas. Semoga Indonesia lebih baik dari sekarang :-)

Wednesday, October 20, 2010

Tidak terasa sudah 2 tahun bekerja di pabrik rafinasi, dan satu hal yang saya dapatkan adalah belajar menjadi profesional di bidang HRD & GA dengan minimal budget namun tetap mengunggulkan keberhasilan departemen. Satu hal kehebatan seorang atasan sekaligus owner di tempat saya adalah "business politic" di mana semua customer maupun vendor dibuat takluk dengan kebijakan yang diambilnya namun perusahaan tetap exist hingga kini. Ternyata efisiensi di segala bidang itu dapat dilakukan dengan kekuatan kejeniusan seorang enterpreneur. Jadi tidak heran, banyak karyawan yang mengeluh atas fasilitas yang kurang namun mereka semua terkecoh bahwa di balik itu semua brilliant-nya owner nampak karena pabrik bisa running dan sukses berjalan. Saya membandingkan dengan pabrik sejenis, masa 1 - 2 tahun berdiri adalah masa sulit dan sulit bersaing. Namun pabrik di mana saya bekerja, justru menjadi pabrik nomer 1 dan produknya dicari-cari oleh konsumen besar. Nah lho ? Kenapa ? Tentu jawabannya karena kombinasi politik bisnis serta kemahiran mengatur cash flow yang nota bene dikendalikan seorang yang smart yang juga putri mahkota dari kerajaan bisnis group di perusahaan di mana saya bekerja. Sayang beliau punya tipikal tidak suka dipublikasikan, ini setidaknya saya googling, minim sekali nama dia. Saya berpikir buat apa terkenal tapi tidak sukses ? Karena saya juga setuju, orang terkenal belum tentu hidupnya sukses. Bisa saja orang menjadi terkenal, sering masuk TV tapi karena jadi terdakwa atau jadi orang susah bin menderita. Satu hal yang petik juga dari kurun waktu 2 tahun saya bekerja adalah bagaimana kita convince kepada owner tentang sesuatu hal. Tidak cukup mengatakan ini ada aturan hukumnya, tapi harus dilihat jika itu tidak dilaksanakan apa resikonya. Ternyata beliau very very smart dan tahu betul bahwa di Indonesia itu banyak aturan yang memble. Namun semoga Indonesia akan semakin lebih baik.

Tuesday, July 13, 2010

Tips mengelola milis high traffic di blackberry :
☑ pastikan bahwa milis dikelola profesional oleh moderator dan adanya sanksi bagi pelanggaran
☑ perhatikan apakah ada tidaknya tag-tag setiap subject email seperti WTI, WTA, WTS, OOT, VOOT, WTShare
☑ sebaiknya 1 milis menggunakan 1 akun email
☑ paling ideal pakai email GMail atau Google Hosted serta instal GMail Plugin, jika blackberry bermemori rendah seperti generasi 83xx atau 88xx atau 95xx wajib perbanyak filter seperti di bawah ini karena EGP rakus memori
☑ masuk web client dan buat beberapa filter seperti :
✉ nama filter JAPRI, jika TO = email pribadi yang dipakai buat milis, maka masuk LEVEL 1 serta terkirim ke device dan set Ring Tone khusus untuk LEVEL 1 ini
✉ jika tidak suka postingan OOT / VOOT buatlah nama filter OOT dan VOOT, jika SUBJECT = "OOT; VOOT" maka email tidak terkirim ke device
✉ jika tidak suka postingan jual beli, buatlah nama filter WTS jika SUBJECT = "WTS; jual" maka email tidak terkirim ke device
✉ jika tidak suka postingan reminder yang berisi aturan milis yang dikirim secara periodik, perhatikan siapa pengirimnya lalu buat filter REMINDER jika SENDER = "namamilis@yahoogroup" maka email tidak terkirim ke device
✉ jika tidak suka postingan QUIS maka buat filter dengan nama QUIZ jika SUBJECT = QUIS maka email tidak terkirim ke device
✉ jika tidak suka dengan postingan yang mengandung kata-kata pornografi maka buat filter SEX jika MESSAGE = "sex; selingkuh" maka email email tidak terkirim ke device
✉ ini agak spesial kadang orang penting misal bos kita atau pacar kita tahu email buat milis kita maka buat filter VIP yaitu jika FROM = "email bos / pacar" / "nama pacar / bos" maka email terkirim dengan status LEVEL 1 dan set ringtone khusus LEVEL 1 (atau juga sebaliknya, jangan kirim ke device *sigh)
☑ ada aplikasi yang bisa auto reset handheld seperti MeterBerry atau QuickPull, bisa diaplikasikan agar free mem blackberry tetap lega
☑ rajin melakukan Delete Prior setiap hari, tentukan kapan. Caranya : masuk ke inbox message, klik menu dan pilih Delete Prior
☑ untuk email-email yang dianggap penting misal pengumuman tarif baru, fasilitas baru, saya pribadi lebih suka forward ke email khusus buat menampung email semacam ini. Biar praktis buat 1 phonebook baru dengan nama "arsip" maka tinggal pencet "F" (forward) pencet "a" (arsip) kemudian SEND dan email ini cukup dibaca secara webmail
Dengan teknik di atas semoga blackberry kita rapi ;-)